Penggunaan Tanda Titik Beserta Contohnya

Berikut dibawah ini adalah penggunanaan pemakaian tanda baca titik (.) beserta masing-masing cantoh kalimat dalam fungsinya.

  • Dipakai pada akhir kalimat yang bukan pertanyaan atau seruan.
Contoh : Ayah menonton pertunjukan kesenian tadi malam.
  • Dipakai di belakang angka huruf dalam suatu bagan, ikhtisar, atau daftar. Catatan : Tanda titik tidak dipakai di belakang huruf atau angka dalam suatu bagan atau ikhtisarjika angka atau huruf itu merupakan yang terakhir dalam deretan angka atau huruf.
Contoh :

1 ) III. Departemen Dalam Negeri
A. Direktorat Jenderal Pembanguanan Masyarakat
B. Directorat Jenderal Agraria

2 ) 1. Pattokan Umum
1.1 Isi Karangan
1.2 Ilustrasi
1.2.1 Gambar Tangan
1.2.2 Tabel
1.2.3 Grafik
  • Dipakai untuk memisahkan angka, jam, menit, dan detik yang menunjukan jangka waktu.
Contoh :  
1) Pukul 1.35.20 (pukul 1 lewat 35 menit 20 detik).
2) Konser musik itu dibuka tepat pukul 1.35.20
  • Dipakai di antara nama penulis, judul penulisan yang berakhir dengan tanda tanya dan tanda seru, dan tempat terbit dalam daftar pustaka.
Contoh : Siregar, Merari. 1920. Azab dan Sengsara. Weltevreden: Balai Poestaka.
  • Dipakai untuk memisahkan angka, jam, menit, dan detik yang menunjukan jangka waktu
Contoh : Sendrati Ramayana itu dibuka tepat pukul 1.35.20
  • Dipakai untuk memisahkan bilangan ribuan atau kelipatannya.
Contoh : Konser kesenian itu dihadiri 2.500 orang.
  • Tidak dipakai memisahkan bilangan ribuan atau kelipatannya yang menunjukan jumlah.
Contoh : Perusahaan penghasil susu kambing etawa beridri pada tahun 2018.
  • Tidak dipakai pada akhir judul yang merupakan kepala karangan atau kepala ilustrasi, tabel dan sebagainya.
Contoh :
1) Salah Asuhan
2) Tabel Kelompok Kesenian di Jakarta
  • Tidak dipakai di belakang 1) alamat pengiriman dan 2) tanggal surat atau 3) nama dan alamat penerima surat. 
Contoh : 1) Jalan Diponogero 82

Seperti itulah sekilas tentang penggunaan tanda titik (.) beserta contohnya, semoga bermanfaat dan menambah wawasan.