Taktik Loncat Katak Jenderal Mac Arthur

Keberhasilan Jerman di Eropa Barat pada awal perang Dunia II mengilhami Jepang untuk secepatnya bergabung dengan poros Roma-Berlin (Italia-Jerman). Jika Jepang dapat bersekutu dengan Jerman, Jepang berharap agar Jerman membiarkan Jepang menguasai Asia. Hal ini menjadl sarana bagi Jepang untuk memperkukuh perlahanan dan memperluas daerah kekuasaannya. program Jepang tersebut dapat berhasil dengan ditandatanganinya bersama Tiga Negara antara Jepang, Italia, dan Jerman pada tanggal 27 September 1940 yang disebut As Roberto (Roma-Berlin-Tokyo). Isi dari pakta tersebut adalah janji untuk saling membantu dengan sarana politik, ekonomi, dan militer antartiga negara tersebut.

Setelah berhasil memperkukuh pertahanan dengan menggabungkan diri dengan poros Italia-Jerman, Jepang mulai melakukan aksinya di Asia Tenggara dan pasifik Barat Daya. penyerbuan Jepang dimulai dengan melakukan serangan udara atas pangkalan armada laut pasifik milik Amerika Serikat di pearl Harbour. Serangan tersebut dimaksudkan untuk menangkal kekuatan Amerika Serikat di Asia, Serangan yang dilakukan oleh Jepang secara tiba-tiba tersebut sangat dahsyat. Serangan tersebut menyebabkan kelumpuhan sementara bagi Amerika Serikat.

Keadaan ini dimanfaatkan oleh Jepang untuk melakukan penyerangan ke Filipina, Malaysia, Singapura, Birma, Indonesia (Asia), Kepulauan Kuril, Kepulauan Mariana, Kepulauan Solomon, Laut Koral, Irian Utara, dan kawasan pasifik. Latar belakang penyerangan Jepang atas Asia Pasifik adalah urrtuk mendapatkan sumber daya alam sebagai bahan perbekalan perang dan bahan baku industri Jepang.

Dalam ekspansinya, Jepang mempunyai target untuk menguasai Indonesia, karena letaknya berada pada posisi silang yang strategis sebagai jalan untuk menguasai Asia dan pasifik. Selain itu, Indonesia memiliki sumber perbekalan Perang dan sumber bahan baku industri. Namun, pada saat itu Indonesia dikuasai oleh Belanda. Untuk menguasai Indonesia, Jepang harus menundukkan Belanda. Jepang mulai memasang strategi untuk melumpuhkan Belanda yang bermarkas di Lembang, Bandung.

Jepang mulai melakukan penyerbuan ke Indonesia pada tanggal1 Maret 1942. pendaratan tentara Jepang di Pulau Jawa yang dipimpin oleh Jenderal Hitoshi Imamura, dilakukan di tiga tempat, yaitu Teluk Banten, Indramayu dan Bojonegoro. Penyerbuan Jepang ternyata membawa hasil yang optimal. Belanda tidak dapat melawan serangan Jepang yang membawa persiapan pasukan lebih banyak.

Tanggal 5 Maret 1942 pasukan Jepang terus mendesak Belanda ke Batavia yang dilanjutkan ke Bogor, Kalijati, dan Subang. Belanda tidak memberikan perlawanan yang berarti bagi Jepang karena memang Belanda telah terdesak. Akhirnya, pada tanggal 8 Maret 1942 terjadi pertemuan antara Jepang dan Belanda di Kalijati dalam rangka penyerahan Belanda kepada pihak Jepang. Pihak Belanda diwakili Panglima Tentara Belanda Jenderal Ter poorten dan Jepang diwakili oleh Jenderal Imamura. Sejak saat itu berakhirlah kekuasaan Belanda di Indonesia.

Sejak penyerangan Pearl Harbour selama detapan bulan, Jepang seakan-akan tidak dapat terkalahkan. Untuk menghadapi Jepang di Asia Tenggara, Sekutu yang dipimpin oleh Jenderal Mac Arthur mulai menyusun kekuatan. Dalam menyusun'kekuatan tersebut, Sekutu bergabung dalam ABDACOM (American British Dutch Australian Command) dan menggabungkan diri ke dalam Front ABCD (Amerrcan Brrtlsh China Dutch). Jepang mulai menderita kekalahan pada pertempuran melawan Amerika di lepas pantai Pulau Midway pada bulan Juni 1942.

Pada tanggal 7 Agustus 1942 Amerika ke Guadalcanal (di Kepulauan Solomon) sebagai usaha untuk mengalahkan Jepang. Taktik Sekutu (di bawah Komando Jenderal Mac Arthur) adalah Loncat Katak, yaitu taktik penyerangan meloncat dari satu tempat ke tempat lain dengan memilih sasaran tempur musuh yang pertahanannya lemah.  Taktik loncat katak berhasil mematahkan pertahanan tentara Jepang. Setelah dari Guadalcanal, pasukan sekutu menuju Papua, Rabaul (New Britania), Irian, Filipina, dan selanjutnya ke Jepang.

Perang antara Jepang dan Sekutu mulai berakhir tanggal 6 Agustus 1945 ketika Hiroshima dibom atom, dan dilanjutkan Nagasaki pada tanggal 9 Agustus 1945, Kejadian itu menyebabkan Jepang menyerah tanpa syarat kepada Sekutu pada tanggal 14 Agustus 1945. Penyerahan Jepang secara resmi lerjadi pada tanggal 2 september 1945 di kapal Missouri di Teluk Tokyo dengan Demikin, berakhir pulalah Perang Dunia II.