Latar Belakang Terjadinya Revolusi Industri Inggris

Pengertian :  Revolusi Industri terdiri atas dua kata, yaitu Revolusi dan Industri. Revolusi berarti suatu perubahan yang sangat cepat. Industri adalah usaha pelaksanaan proses produksi. Jadi, Revolusi Industri adalah suatu perubahan secara cepat dalam pelaksanaan proses produksi (cara pembuatan atau meningkatkan nilai guna suatu barang) yang semula menggunakan tenaga manusia (tradislonal) beralih dengan menggunakan peralatan mesin (modern). Dari pengertian tersebut, kelihatannya tidak ada hal yang aneh.

Tetapi, jika kita hidup pada zaman iu, kita pasti tercengang, seperti ketika kita tercengang saat melihat permainan sulap. Revolusi Industri tersebut terjadi pada abad 18, tahun 1750-1850, di Inggris.

Apa yang mendasari Revolusl Industri lersebut ? Mengapa Revolusi Industri terjadl pada tahun ltu?

Pada abad XV, budaya bangsa Eropa yang sedang ngetrend adalah mengembara menyeberangi samudra. Pengembara  Inggris pun tak ketinggalan. Sebut saja nama di antara mereka adalah Walter Raleigh dan Francis Drake. Pengembaraan mereka tidak sekadar hobi atau ingin pamer keberanian belaka. Ada misi khusus yang mereka emban, yang jetas Kerajaan Inggris berperan datam hal pendanaannya. Kerajaan Inggris memetik hasilnya di kemudian hari. Buktinya, Inggris merupakan negara yang paling banyak mempunyai jajahan. Selama menjajah, Inggris mengeruk kekayaan alam dari negara yngg dijajah, kemudian dibawa ke negara Inggris. Dengan begitu, Inggris mempunyai modal bahan baku yang sangat banyak. Lalu, Inggris mulai berpikir, bagaimana mengolah bahan baku tersebut? Sementara itu, di Inggris terjadi perubahan yang sangat mendasar dalam segi sosial ekoriomi, budaya, dan politik.

a. Bidang Sosial Ekonomi


Para bangsawan yang kaya mengeluarkan peraturan kepemilikan tanah. Tujuannya agar golongan
bangsawan memiliki tanah yang luas dan menyatu yang kemudian dijadikan pabrik. Para petani kehilangan tanahnya dan bekerja sebagai buruh pabrik sehingga timbullah urbanisasi dari desa ke kota.

  • Perkembangan Peternakan Domba

Tanah-tanah golongan bangsawan yang luas dijadikan lahan peternakan domba yang menghasilkan w (dan kemudian dibangun industri wol.

  • Inggris MemMiki Banyak Modal

Perindustrian di Inggris telah lama berubah darj sistem gilda menjadi industri manufaktur datam bentu domestic system yang terpadu.

b. Bidang Budaya


Berkembangnya ilmu pengetahuan dan teknologi sehingga mendorong para ilmuwan untuk menemukan mesin-mesin yang sangat bermanfaat bagi kemajuan industri.

c. Bidang Politik


Pemerintah memberikan perlindungan terhadap perkembangan industri untuk meningkatkan kesejahteraa rakyat. Revolusi Industri diwarnai oleh perombakan dan pergantian secara hebat datam sistem perekonomia dari sistem pengawasan produkst yang ketat. Pembagian kekayaan atau hasil kerja yang tidak seimbani menyebabkan sistem ekonomi menjadi sebuah persaingan bebas.

Perubahan cara kerja dilakukan secara radikal dari penggunaan tenaga manusia atau secara manual dirombak menjadi tenaga kerja mesin atau secara mekanis. Perubahan tersebut tidak saja mengguncang cara pengadaan kebutuhan barang-barang, industri, tetapi juga kemampuan masyarakat abad ke-18 di Inggris. Secara garis besar, latar belakang Revolusi Industri di Inggris sebagai berikut.
  1. Inggris memiliki bahan baku yang sebagai modal yang potensial
  2. Majunya ilmu pengetahuan dan teknologi sehingga meiarlirkan ahli-ahli teknologi yang berhas menciptakan mesin-mesin industri.
  3. Inggris memiliki modal yang cukup untuk melaksanakan pembangunan industri.
  4. Adanya dukungan dari pemerintah Inggris berupa undang-undang yang memberi perlindungan terhadap penelitian ilmiah, Kemudian pemerintah Inggris membentuk perhimpunan untuk memajukan ilmiah pengetahuan alam yang disebut Royal Society for Improving Natural Knowledge.
  5. Keamanan yang stabil.
  6. Pergantian penggunaan tanah pertanian menjadi daerah industri.
  7. Inggris memiliki daerah jajahan yang luas sehingga dapat dijadikan sumber bahan mentah dan tempat pemasaran hasil industri.